Archive for March, 2007

Ujian.. Bentar Lagi.. Slalu Ujian^_^

Friday, March 23rd, 2007

                            **Ujian…? **

Itulah mungkin kata yang terpikir oleh kita
akhir-akhir ini. Setiap mata memandang hanyalah antrian mahasiswa yang
memenuhi halte bus. Tiap kali mau naik mobil, mahasiswa bergelayutan di
delapan puluh coret atau enam puluh lima kuning lah yang nampak. Ya
sebentar lagi ujian. Beruntunglah bagi Anda yang sudah mempersiapkan
diri baik-baik sejak jauh hari.

Tatkala mendengar kata "ujian" kebanyakan kita masih
menganggapnya sebagai kata angker.

Ujian, imtihan, ulangan, tes, seakan
menjadi beban yang menyusahkan
. Padahal
ujian adalah sebuah keniscayaan
dalam hidup ini
. Tidak ada makhluk hidup yang tidak mengalami ujian.
Justru memalui ujian ini derajat kita akan meningkat. Allah  berfirman,
“Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa
diantara kamu yang lebih baik amalnya.”


Oleh karena itu ujian adalah penting bagi kita.
Ujian akan membuat sesuatu menjadi terukur. Akan mendorong kita untuk
selalu meningkatkan potensi diri kita. Dengan ujian kita akan tahu
siapa diri kita yang sesungguhnya.
  Kemampuan apasaja yang sudah kita
miliki
. Berapa banyak ilmu yang sudah kita kuasai. Berapa juz Al-qur’an
yang sudah kita hafal. Semua itu akan kita ketahui setelah melewati
ujian.

Jadi yang menjadi masalah bukan ada tidaknya ujian,
tapi bagaimana cara menyikapi ujian. Dan itu butuh ketrampilan. Dari
soal yang sama bisa jadi akan menimbulkan masalah yang berbeda. Ada
yang senang dan ada juga yang sedih. Maka jika kita salah dalam
memasang rumusnya, maka akan salah pula dalam menjawab dan menyikapi
ujian tersebut.

Secara umum sikap dalam menghadapi ujian
ini dapat dikelompokkan menjadi tiga golongan.

  • Golongan pertama adalah
    jenis mahasiswa yang menyikapi ujian dengan membayangkannya sebagai
    suatu beban yang sangat berat. Tipe
    ini pada umumnya akan mudah terjatuh. Ia menganggap ujian yang akan
    dihadapinya adalah beban yang sangat berat dan sulit untuk dipecahkan.
    Baginya, ujian adalah rentetan penderitaan. Ia tidak mengetahui ujung
    dari ujian itu, bisa jadi karena tertutup oleh tebalnya mukoror. Sampai
    ada yang nekad tidak masuk ujian. Alasannya satu, takut. Padahal
    realitanya ujian tidak seberat apa yang ia bayangkan.

HAl ini akan dipersulit oleh dirinya
sendiri. Bukan oleh keadaan yang memang benar-benar sulit.

  • Golongan kedua adalah  yang menyikapi ujian
    dengan menganggapnya sebagai sesuatu yang ringan. Persiapan bisa
    mendadak. ‘Sistem Kebut Semalam’* (Gw banget..Red) biasanya menjadi alternatif utama.
    Belajar kalau ujian sudah dekat. Menghafal al-Qur’an bila hari imtihan
    tinggal hitungan jari. Belajar karena ujian.  Padahal guru kita waktu
    SD dulu mengajarkan bahwa justru dari ujian itu kita belajar. Bukan
    belajar semata-mata karena ujian.

Belajar yang dilakukan hanya untuk ujian, ketika
ujian selesai, ilmu yang dipelajari dan dihafal biasanya juga
ikut-ikutan selesai. Yang membekas hanyalah rasa lelah dan letih. Uang
habis untuk membeli dan memphotocopy mukoror dan talkhisan, pulsa
berkurang karena digunakan untuk menelepon kawan-kawan menanyakan
tahdidan. Hanya sebatas itu. Padahal masyarakat menilai bahwa kita
belajar semua cabang ilmu. Sehingga ketika kembali ke tanah air sudah
mengantongi segudang ilmu yang siap ditransfer kepada umat.

  • Golongan ketiga adalah  yang menghadapi
    ujian dengan sikap tenang. Serius tapi santai, santai tapi serius. Ia
    mampu memetakan medan yang akan ia terjuni. Jauh-jauh sebelum hari ‘H’
    sudah mempunyai gambaran tentang ujian. Ia tahu bahwa semua ujian ini
    pasti terukur. Tidak mungkin Allah memberikan ujian yang tidak bisa
    dipecahkan.

Belajar adalah tugas utama yang mulia.

Sumber : http://abunasr.multiply.com/journal?&page_start=20

Muhasabah..Renungkanlah

Sunday, March 18th, 2007

Bagus buat kita renungkan

Dari MyQ Wiki

Orang
Cerdas Adalah Orang Yang Mengingat Akan Kematian, berikanlah waktu anda
dan bacalah sampai habis, semoga dapat menjadikan hikmah buat kita
semua dan sadar, bahwa kita akan mati dan tinggal menunggu waktunya,
Wassalam

INFORMASI PENERBANGAN GRATIS
AL-JENAZAH  AIRLINES, LAYANAN PENUH 24 JAM

Bila kita   akan ‘berangkat" dari alam ini ia ibarat penerbangan ke sebuah negara.
Dimana   informasi tentangnya tidak terdapat dalam brosur penerbangan, tetapi melalui  Al-Qur’an dan Al-Hadist.
Di mana penerbangan bukannya dengan   Garuda Airlines, Singapore Airlines, atau US Airlines, tetapi Al-Jenazah   Airlines.
Di mana bekal kita bukan lagi tas seberat 23Kg, tetapi   amalan yang tak lebih dan tak kurang.

Di mana bajunya bukan   lagi Pierre Cardin, atau setaraf dengannya, akan tetapi kain kafan  putih.
Di mana pewanginya bukan Channel atau Polo, tetapi air biasa yang   suci.
Di mana passport kita bukan Indonesia, British atau American, tetapi Al-Islam.
Di mana visa kita bukan lagi sekedar 6 bulan, tetapi   ’Laailaahaillallah’
Di mana pelayannya bukan pramugari jelita, tetapi Izrail   dan lain-lain.
Di mana servisnya bukan lagi kelas business atau ekonomi,  tetapi sekedar kain yang diwangikan.

Di mana tujuan mendarat bukannya   Bandara Cengkareng, Heathrow Airport atau
Jeddah International, tetapi tanah pekuburan.
Di mana ruang menunggunya bukan lagi ruangan ber AC   dan permadani, tetapi ruang 2×1 meter, gelap gulita.
Di mana pegawai   imigrasi adalah Munkar dan Nakir, mereka hanya memeriksa

Apakah kita layak ke  tujuan yang diidamkan.
Di mana tidak perlu satpam dan alat detector.
Di   mana lapangan terbang transitnya adalah Al Barzah
Di mana tujuan terakhir   apakah Syurga yang mengalir sungai di bawahnya atau Neraka Jahannam.
Penerbangan ini tidak akan dibajak atau dibom, karena   itu tak perlu bimbang.

Sajian tidak akan disediakan, oleh karena itu tidak   perlu merisaukan masalah alergi atau halal haram makanan.
Jangan risaukan   cancel pembatalan, penerbangan ini senantiasa tepat waktunya, ia berangkat dan  tiba tepat pada masanya.
Jangan pikirkan tentang hiburan dalam penerbangan,   anda telah hilang selera bersuka ria.
Jangan bimbang tentang pembelian tiket, ianya telah siap di booking sejak anda ditiupkan ruh di dalam rahim  ibu.

YA!BERITA BAIK!! Jangan bimbangkan siapa yang duduk di   sebelah anda.

Anda adalah satu-satunya penumpang penerbangan ini.
Oleh karena   itu bergembiralah selagi bisa! Dan sekiranya anda bisa!
Hanya ingat!   Penerbangan ini datang tanpa ‘Pemberitahuan’.
Cuma perlu ingat!! Nama anda  telah tertulis dalam tiket untuk Penerbangan….

Saat penerbangan anda berangkat…tanpa doa Bismillahi
Tawakkaltu ‘Alallah, atau ungkapan selamat jalan. Tetapi Inalillahi Wa
Inna ilaihi Rajiuun…. Anda berangkat pulang ke Rahmatullah. Mati.
ADAKAH KITA TELAH SIAP UNTUK BERANGKAT? ‘Orang yang cerdas adalah orang
yang mengingat kematian. Karena dengan kecerdasannya dia akan
mempersiapkan segala perbekalan untuk menghadapinya.’ ASTAGHFIRULLAH
3X, semoga ALLAH SWT mengampuni kita beserta keluarga… Amiin WALLAHU
A’LAM

Catatan:

Penerbangan ini berlaku untuk segala umur…tanpa kecuali, maka
perbekalan lebih baik dipersiapkan sejak dini…..sangat tidak bijak
dan tidak cerdas bagi yang menunda-nunda mempersiapkan perbekalannya.
SUARA YANG DIDENGAR MAYAT

Yang Akan Ikut Mayat Adalah Tiga hal yaitu:

1.      Keluarga


2.      Hartanya


3.       Amalnya

Ada Dua Yang Kembali Dan Satu akan Tinggal Bersamanya yaitu;

1.      Keluarga dan Hartanya Akan Kembali


2.      Sementara Amalnya Akan Tinggal Bersamanya.

Maka ketika Roh Meninggalkan Jasad…Terdengarlah Suara Dari Langit Memekik, "Wahai Fulan Anak Si Fulan..

 Apakah Kau Yang Telah Meninggalkan Dunia, Atau Dunia Yang Meninggalkanmu      Apakah Kau Yang Telah Menumpuk Harta Kekayaan, Atau Kekayaan Yang Telah Menumpukmu      Apakah Kau Yang Telah Menumpuk Dunia, Atau Dunia Yang Telah Menumpukmu      Apakah Kau Yang Telah Mengubur Dunia, Atau Dunia Yang Telah Menguburmu." 

Ketika Mayat Tergeletak Akan Dimandikan….Terdengar Dari Langit Suara Memekik, "Wahai Fulan Anak Si Fulan…

 Mana Badanmu Yang Dahulunya Kuat,     Mengapa Kini Terkulai Lemah  Mana Lisanmu Yang Dahulunya Fasih,      Mengapa Kini Bungkam Tak Bersuara  Mana Telingamu Yang Dahulunya Mendengar,      Mengapa Kini Tuli Dari Seribu Bahasa  Mana Sahabat-Sahabatmu Yang Dahulunya Setia,      Mengapa Kini Raib Tak Bersuara"  

Ketika Mayat Siap Dikafan…Suara Dari Langit Terdengar Memekik,"Wahai Fulan Anak Si Fulan

 Berbahagialah Apabila Kau Bersahabat Dengan Ridha      Celakalah Apabila Kau Bersahabat Dengan Murka Allah Wahai Fulan Anak Si Fulan...      Kini Kau Tengah Berada Dalam ..     Sebuah Perjalanan Nun Jauh Tanpa Bekal      Kau Telah Keluar Dari Rumahmu      Dan Tidak Akan Kembali Selamanya      Kini Kau Tengah Safar Pada..     Sebuah Tujuan Yang Penuh Pertanyaan."  

Ketika MayatDiusung…. Terdengar Dari Langit Suara Memekik, "Wahai Fulan Anak Si Fulan..

 Berbahagialah Apabila Amalmu Adalah Kebajikan      Berbahagialah Apabila Matimu Diawali Tobat      Berbahagialah Apabila Hidupmu Penuh Dengan Taat."  

Ketika Mayat Siap Dishalatkan….Terdengar Dari Langit Suara Memekik, "Wahai Fulan Anak Si Fulan..

Setiap Pekerjaan Yang Kau Lakukan Kelak Kau Lihat Hasilnya Di Akhirat      Apabila Baik Maka Kau Akan Melihatnya Baik      Apabila Buruk, Kau Akan Melihatnya Buruk."  

Ketika MayatDibaringkan Di Liang Lahat….terdengar Suara Memekik Dari Langit,"Wahai Fulan Anak Si Fulan…

  Apa Yang Telah Kau Siapkan   Dari Rumahmu Yang Luas Di Dunia Untuk Kehidupan   Yang Penuh Gelap Gulita Di Sini Wahai Fulan Anak Si Fulan...      Dahulu Kau Tertawa, Kini Dalam Perutku Kau Menangis      Dahulu Kau Bergembira,Kini Dalam Perutku Kau Berduka      Dahulu Kau Bertutur Kata,      Kini Dalam Perutku Kau Bungkam Seribu Bahasa."  

Ketika SemuaManusia Meninggalkannya Sendirian….Allah Berkata Kepadanya, "Wahai Hamba-Ku…..

     Kini Kau Tinggal Seorang Diri      Tiada Teman Dan Tiada Kerabat      Di Sebuah Tempat Kecil, Sempit Dan Gelap..      Mereka Pergi Meninggalkanmu.. Seorang Diri      Padahal, Karena Mereka Kau Pernah LanggarPerintahku      Hari Ini,....      Akan Kutunjukan Kepadamu      Kasih Sayang-Ku      Yang Akan Takjub Seisi Alam      Aku Akan Menyayangimu      Lebih Dari Kasih Sayang Seorang Ibu Pada Anaknya".  

Kepada Jiwa-Jiwa Yang Tenang Allah Berfirman, "Wahai Jiwa Yang Tenang

 Kembalilah Kepada Tuhanmu      Dengan Hati Yang Puas Lagi Diridhai-Nya      Maka Masuklah Ke Dalam Jamaah Hamba-Hamba-Ku      Dan Masuklah Ke Dalam Jannah-Ku"  

Rasulullah SAW. menganjurkan kita untuk senantiasa mengingat
mati (maut) dan dalam sebuah hadithnya yang lain, belau bersabda
"wakafa bi almauti wa’idha", artinya, cukuplah mati itu akan menjadi
pelajaranbagimu!

Semoga bermanfaat bagi kita semua, Amiin….

Bahan Renungan Untuk Anda, Sahabatku, yang mungkin terlalu sibuk bekerja…
Luangkanlah waktu sejenak untuk membaca dan merenungkan pesan  ini…

Mari berlomba dalam
kebaikan.

Function Of Omega 3

Thursday, March 15th, 2007

OMEGA3

Omega-3 fatty acids are considered essential fatty acids, which means that they are essential to human health but cannot be manufactured by the body. For this reason, omega-3 fatty acids must be obtained from food. Omega-3 fatty acids can be found in fish and certain plant oils. It is important to maintain an appropriate balance of omega-3 and omega-6 (another essential fatty acid) in the diet as these two substances work together to promote health. Also known as polyunsaturated fatty acids (PUFAs), omega-3 and omega-6 fatty acids play a crucial role in brain function as well as normal growth and development.

There are three major types of omega 3 fatty acids that are ingested in foods and used by the body: alpha-linolenic acid (ALA), eicosapentaenoic acid (EPA), and docosahexaenoic acid (DHA). Once eaten, the body converts ALA to EPA and DHA, the two types of omega-3 fatty acids more readily used by the body. Extensive research indicates that omega-3 fatty acids reduce inflammation and help prevent certain chronic diseases such as heart disease and arthritis. These essential fatty acids are highly concentrated in the brain and appear to be particularly important for cognitive and behavioral function. In fact, infants who do not get enough omega-3 fatty acids from their mothers during pregnancy are at risk for developing vision and nerve problems.

As mentioned previously, it is very important to maintain a balance between omega-3 and omega-6 fatty acids in the diet. Omega-3 fatty acids help reduce inflammation and most omega-6 fatty acids tend to promote inflammation. An inappropriate balance of these essential fatty acids contributes to the development of disease while a proper balance helps maintain and even improve health. A healthy diet should consist of roughly one to four times more omega-6 fatty acids than omega-3 fatty acids. The typical American diet tends to contain 11 to 30 times more omega-6 fatty acids than omega-3 fatty acids and many researchers believe this imbalance is a significant factor in the rising rate of inflammatory disorders in the United States.

In contrast, however, the Mediterranean diet consists of a healthier balance between omega-3 and omega-6 fatty acids and many studies have shown that people who follow this diet are less likely to develop heart disease. The Mediterranean diet does not include much meat (which is high in omega-6 fatty acids) and emphasizes foods rich in omega-3 fatty acids including whole grains, fresh fruits and vegetables, fish, olive oil, garlic, as well as moderate wine consumption.



Uses

Studies suggest that omega-3 fatty acids may be helpful in treating a variety of conditions. The evidence is strongest for heart disease and problems that contribute to heart disease, but the range of possible uses for omega-3 fatty acids include:


High Cholesterol

Those who follow a Mediterranean-style diet tend to have higher HDL ("good") cholesterol levels. Similar to those who follow a Mediterranean diet, Inuit Eskimos, who consume high amounts of omega-3 fatty acids from fatty fish, also tend to have increased HDL cholesterol and decreased triglycerides (fatty material that circulates in the blood). In addition, fish oil supplements containing EPA and DHA have been shown to reduce LDL ("bad") cholesterol and triglycerides. Finally, walnuts (which are rich in ALA) have been shown to lower total cholesterol and triglycerides in people with high cholesterol

Tips Bwat yang seneng NgemiLL

Friday, March 9th, 2007

                

             

      

                  

         

               
             Tips Ngemil yang Sehat
               
Ngemil  salah satu cara mendapatkan kepuasan dari himpitan tekanan
hidup. Padahal, semakin sering ngemil, seseorang makin sering dikejar
rasa bersalah karena dihantui kegemukan dan berpola hidup tak sehat.
Tak perlu cemas, ada cara ngemil sehat yang bisa Anda coba berikut ini:


1. Ngemil biasanya datang karena stres.

Ya, makan hanyalah pelarian dari kondisi tersebut. Oleh karenanya,
temukan penyebab stres Anda hingga tak mencoba mencari penghiburan
lewat makanan yang tak menyehatkan. Khusus untuk ibu hamil yang
biasanya memiliki mood tak menentu, sediakan camilan sehat terdiri dari
buah-buahan atau sayuran.


2. Sebaiknya stok lemari makan atau kulkas Anda dengan makanan sehat mengenyangkan.

Seperti popcorn, roti kering, nasi goreng, jus buah tanpa pemanis,
buah dan sayur segar, yogurt rendah lemak, keju rendah sodium dan
lemak. Gunakan juga garam substitusi jika Anda membutuhkan.


3. Untuk waktu senggang Anda, sediakan jus anggur atau pir.


4. Pilihlah makanan ringan yang sarat serat, misalnya apel dengan kulitnya.


5. Hindari camilan kaya lemak rendah gizi seperti es krim, keripik kentang dan lainnya.

6. Jangan terlambat makan siang.
   

Pasalnya, makan
siang yang terlambat, akan membuat Anda merasa lapar kembali tiga jam
setelah makan. Kalau tidak ngemil, kecenderungan makan dalam porsi yang
lebih banyak pada makan malam.

7. Ngemil dilakukan orang saat mood sedang buruk atau stres.

Terkadang, saat keinginan ngemil muncul, kita tidak tahu apa yang
sebetulnya kita rasakan. Berikut jenis camilan sehat sesuai mood.
1. Saat bosan: pilih popcorn, wortel, roti batang, asinan, atau nasi goreng sebagai cemilan.
2. Saat kesepian: pilih es krim rendah lemak, yogurt tanpa lemak,
pisang atau mangga, sup ayam, keju rendah lemak dengan buah, susu
rendah lemak dan kue atau biskuit.
3. Saat Anda merasa betul-betul lapar: sebaiknya konsum keju rendah
lemak plus buah, yogurt dan buah, sereal dan susu, roti dengan selai
apel, pisang dan segelas susu rendah kalori, atau secangkir sup panas
dengan sayur dan biskuit.
4. Jika Anda haus: puaskan dengan minum air putih, jus buah, perasan jeruk, semangka, anggur, atau buah kesukaan lainnya.